Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Help improve this content. If something looks off, let us know →

German · CEFR Band 1 (A1) · Chapter 7

Ich habe eine Schwester Saya punya saudara perempuan

Kata kerja haben (punya): ich habe, du hast, er/sie hat, wir haben. Dengan haben kita membicarakan kepemilikan dan keluarga: Ich habe eine Schwester. Penting: haben membutuhkan AKUSATIF. Dengan kata benda feminin dan netral artikelnya terlihat sama (eine Schwester, ein Kind), tetapi dengan maskulin, ein → einen: Ich habe einen Bruder (pratinjau — akusatif lengkap di Buku 2). Kosakata baru: saudara laki-laki, saudara perempuan, anak laki-laki, anak perempuan, kakek, nenek, orang tua, bayi. Sudut pengucapan: r dalam Bruder/Schwester dan vokal Jerman.

Ich habe einen Bruder — Saya punya saudara laki-laki

  1. Lukas Hast du einen Bruder? Ich habe einen Bruder und eine Schwester. Kamu punya saudara laki-laki? Saya punya satu saudara laki-laki dan satu saudara perempuan.
  2. Mike Ja, ich habe ein Bruder. Ya, saya punya satu saudara laki-laki. (keseleo: ein, dengan haben maskulin jadi einen)
  3. Lukas Mit haben sagt man „einen Bruder" — Akkusativ. Ich habe auch einen Bruder. Dengan haben kita ucapkan „einen Bruder" — akusatif. Saya juga punya saudara laki-laki.
  4. Mike Ah! Ich habe einen Bruder. Und ich habe noch eine Schwester. Ah! Saya punya saudara laki-laki. Dan saya juga punya satu saudara perempuan lagi.

Meine Großeltern — Kakek-nenek saya

  1. Lena Ich habe einen Großvater und eine Großmutter. Sie haben eine Tochter: meine Mutter. Saya punya kakek dan nenek. Mereka punya satu anak perempuan: ibu saya.
  2. Mike Ist dein Großvater eine Frau? Apakah kakekmu seorang wanita? (keseleo: tertukar Großvater / Großmutter)
  3. Lena Nein! Der Großvater ist der Mann, die Großmutter ist die Frau. Bukan! Kakek itu laki-laki, nenek itu perempuan.
  4. Mike Okay. Dein Großvater und deine Großmutter haben eine Tochter. Deine Familie ist groß! Baik. Kakek dan nenekmu punya satu anak perempuan. Keluargamu besar!
汉字PinyinPOSMeaning
haben v. punya
habe v. (saya) punya
der Bruder n.m. saudara laki-laki (lk)
die Schwester n.f. saudara perempuan (pr)
der Sohn n.m. anak laki-laki (lk)
die Tochter n.f. anak perempuan (pr)
der Großvater n.m. kakek (lk)
die Großmutter n.f. nenek (pr)
die Eltern n.pl. orang tua (jamak)
das Baby n.n. bayi (netral)
noch adv. masih, lagi

Das Verb haben (+ Akkusativ) Kata kerja haben (+ akusatif)

Haben heißt „to have": ich habe, du hast, er/sie hat, wir haben, sie haben. Damit spricht man über Familie und Besitz: „Ich habe eine Schwester." Eine Besonderheit: haben braucht den AKKUSATIV. Bei femininen (eine Schwester) und neutralen (ein Kind) Nomen ändert sich nichts Sichtbares. Aber beim MASKULINEN Nomen wird ein → einen: „Ich habe einen Bruder." Das ist hier nur eine Vorschau — den vollen Akkusativ lernst du in Buch 2. Merke dir vorerst das eine: einen Bruder.

Haben berarti "punya": ich habe, du hast, er/sie hat, wir haben, sie haben. Kita memakainya untuk membicarakan keluarga dan kepemilikan: "Ich habe eine Schwester." Satu keunikan: haben membutuhkan akusatif. Dengan kata benda feminin (eine Schwester) dan netral (ein Kind) tidak ada yang berubah secara terlihat. Tetapi dengan kata benda maskulin, ein → einen: "Ich habe einen Bruder." Ini hanya pratinjau di sini — kamu mempelajari akusatif lengkap di Buku 2. Untuk sekarang, ingat satu bentuk ini: einen Bruder.

  • Ich habe eine Schwester. Saya punya satu saudara perempuan. (feminin — tanpa perubahan terlihat)
  • Ich habe einen Bruder. Saya punya satu saudara laki-laki. (maskulin — ein → einen)
  • Wir haben ein Baby. Kami punya seorang bayi. (netral — tanpa perubahan)
  • Meine Eltern haben noch einen Sohn. Orang tua saya punya satu anak laki-laki lagi. (noch = lagi; einen, maskulin)

Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Report an issue

Spotted an error or have a suggestion? Every report helps us improve this content.