Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Help improve this content. If something looks off, let us know →

Indonesian · BIPA 1 (A1) · Chapter 3

Nama saya Budi My name is Budi

Your first sentence: SVO word order and the word "adalah" (X adalah Y), usually dropped in casual sentences and ALWAYS dropped before adjectives (Saya baik, not Saya adalah baik). Also: "saya" (formal) vs "aku" (casual). Mike — a learner like you — appears and makes mistakes for us to fix together.

Nama saya... — My name is...

  1. Budi Halo! Nama saya Budi. Hi! My name is Budi.
  2. Sari Halo Budi! Nama saya Sari. Hi Budi! My name is Sari.
  3. Budi Saya mahasiswa. Sari pelajar? I'm a university student. Sari, are you a student?
  4. Sari Ya! Saya pelajar dan teman. Yes! I'm a student and a friend.

Mike salah sedikit — Mike Slips a Little

  1. Budi Halo! Nama saya Budi. Hi! My name is Budi.
  2. Mike Halo! Saya Mike. Saya mahasiswa. Hi! I'm Mike. I'm a university student.
  3. Mike Saya adalah baik! I "am" good! (wrong: adalah before an adjective)
  4. Sari Mike, "Saya baik"! Mike, "Saya baik"! (no adalah before an adjective — just "Saya baik")
  5. Mike Oh! Saya baik. Terima kasih! Oh! I'm good. Thank you!
汉字PinyinPOSMeaning
saya pron. I, me (formal)
aku pron. I, me (casual)
nama n. name
adalah v. is/am/are (links noun to noun)
orang n. person
teman n. friend
pelajar n. student (school)
mahasiswa n. university student
apa pron. what
dan conj. and
ini pron. this

Urutan kata dan "adalah" Word order and "adalah"

Indonesia memakai urutan S–P–O seperti Inggris: Saya pelajar = I (am) a student. Kata "adalah" menghubungkan satu KATA BENDA dengan kata benda lain (Dia adalah guru), tapi dalam kalimat santai biasanya DIBUANG: cukup "Saya pelajar", "Dia guru". Satu aturan keras: JANGAN pakai "adalah" sebelum KATA SIFAT. Kata "Saya baik" (Saya sehat) — tidak pernah "Saya adalah baik". Kata sifat menjadi predikatnya sendiri.

Indonesian uses S–V–O order like English: Saya pelajar = I (am) a student. The word "adalah" links one NOUN to another noun (Dia adalah guru), but in casual sentences it is usually DROPPED: just "Saya pelajar", "Dia guru". One hard rule: NEVER use "adalah" before an ADJECTIVE. Say "Saya baik" (I am well) — never "Saya adalah baik". An adjective is its own predicate.

  • Dia adalah guru. (formal) He is a teacher. (formal)
  • Saya pelajar. ("adalah" dibuang) I am a student. ("adalah" dropped)
  • Ini teman. (Ini + kata benda) This is a friend. (Ini + noun)
  • Saya baik. (kata sifat — TANPA "adalah") I am well. (adjective — NO "adalah")

"saya" vs "aku", dan "Nama saya..." "saya" vs "aku", and "Nama saya..."

Bahasa Indonesia punya dua kata untuk "saya/aku". "Saya" itu sopan dan netral — aman di mana saja: kelas, kerja, orang baru. "Aku" itu santai — untuk teman dan keluarga. Kalau ragu, pakai "saya". Untuk menyebut nama, susun dengan pola "Nama saya [X]" — harfiah "nama milik-saya [X]". Yang dimiliki datang DULU, pemiliknya kemudian (nama → saya). Ini kebalikan dari Inggris ("my name") dan kita pakai lagi nanti.

Indonesian has two words for "I/me". "Saya" is polite and neutral — safe everywhere: class, work, new people. "Aku" is casual — for friends and family. When in doubt, use "saya". To give your name, use the pattern "Nama saya [X]" — literally "name my [X]". The thing owned comes FIRST, the owner after (nama → saya). This is the reverse of English ("my name"), and we will use it again.

  • Nama saya Budi. My name is Budi.
  • Aku Budi. (santai) I'm Budi. (casual)
  • Saya mahasiswa. (formal) I'm a university student. (formal)
  • Aku pelajar dan teman. (santai) I'm a student and a friend. (casual)

Want to actually learn this — with audio, spaced repetition and progress tracking?

Study in the app →

Report an issue

Spotted an error or have a suggestion? Every report helps us improve this content.